Dalam gelombang kehangatan kecerdasan buatan AI, saham teknologi Taiwan terus menunjukkan prestasi yang cemerlang, dan saham Taiwan juga bersiap untuk mencabar 25,000 poin kerana permintaan yang kuat. Bloomberg melaporkan bahawa, dalam persaingan untuk mendapatkan dana dari perusahaan manajemen dana terbesar di dunia untuk industri AI, Taiwan, dengan TSMC yang berada di posisi terdepan dan rantai pasokan AI yang lengkap, telah mengalahkan pesaing teknologinya, Korea.
Laporan tersebut menunjukkan bahawa saham Taiwan telah melonjak 14% tahun ini, dengan hampir dua pertiga kenaikan tersebut berasal dari kontribusi kenaikan TSMC. Menurut data yang disusun oleh Bloomberg, perbedaan nilai pasar antara saham Taipei dan saham Korea telah melebar menjadi 363 juta dolar AS ( sekitar 11.66 triliun dolar Taiwan baru ), mencapai tingkat tertinggi sejak tahun 2003.
Laporan tersebut berpendapat bahawa Taiwan telah menjadi penerima manfaat AI terbesar di Asia, dengan pembuatan semikonduktor canggih TSMC mendominasi bidang AI.
Banyak analis optimis tentang sistem rantai pasokan AI Taiwan yang lengkap, mulai dari desain chip hingga pembuatan wafer, hingga pembuat server hilir. Mereka menyatakan bahawa meskipun Korea adalah tempat bagi produsen chip memori utama seperti Samsung Electronics dan SK Hynix, secara keseluruhan, Korea memiliki tingkat perhatian yang lebih rendah terhadap AI dibandingkan dengan Taiwan.
Pasar saham Taipei menunjukkan ketahanan setelah gempa bumi Hualien dengan dampak yang terbatas, dan setelah cuti Chingming, pasar saham kembali menunjukkan kekuatannya. Dipimpin oleh TSMC dan kelompok AI yang meningkat serta saham pembangunan kembali pasca bencana yang kuat, indeks saham sempat naik ke 20,487.83 poin, mencatat rekor tertinggi baru, dan ditutup naik 80.1 poin pada 20,417.7 poin dengan volume perdagangan sebesar 4006.32 juta dolar Taiwan baru, telah naik hampir 14% sejak awal tahun.
Sementara itu, indeks komposit Korea ( KOSPI ) ditutup naik 0.13% atau 3.44 poin pada 8hb April, berakhir pada 2717.65 poin, dengan kenaikan tahun ini sebesar 2.35%.