Presiden terpilih Lai Ching-te ( 賴清德 ) , yang merupakan dokter pertama yang menjabat sebagai presiden di Taiwan, berkomitmen untuk menciptakan “Taiwan Sihat.” Dalam upaya ini, dia menekankan dua hal utama: reformasi insurans kesihatan dan pendanaan ubat kanser. Namun, sumber pendanaan untuk inisiatif ini menjadi tantangan besar.
1. Reformasi Insurans Kesihatan:
o Lai Ching-te ( 賴清德 ) mengakui bahawa sistem insurans kesihatan Taiwan memerlukan perubahan. Beberapa masalah yang dihadapi termasuk proporsi pengeluaran kesihatan yang lebih rendah dibandingkan dengan negara lain dan fluktuasi nilai skor insurans kesihatan.
o Untuk mengatasi ini, dia mengusulkan beberapa langkah:
Peningkatan Pendapatan: Meningkatkan pendapatan insuransi kesihatan melalui peningkatan tarif premi tambahan dan menghapus batasan atas dividen sebesar NT$10 juta.
Pengelolaan Anggaran: Memastikan penggunaan anggaran yang efisien dan mengalokasikan dana secara bijaksana untuk layanan kesihatan yang diperlukan.
Pengurangan Ketidakpastian: Mengatasi ketidakpastian dalam sistem dengan mengklarifikasi apa yang termasuk dalam cakupan insuransi kesihatan.
2. Pendanaan Ubat Kanser:
o Lai Ching-te ( 賴清德 ) berkomitmen untuk mendirikan “Dana Obat Kanker” terpisah dari anggaran insurans kesihatan. Tujuannya adalah mempercepat pengenalan metode pengobatan yang berkesan dan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup pasien kanser.
o Namun, sumber pendanaan menjadi masalah. Dia mengusulkan:
Pendanaan Awal: Dana ubat kanser harus dialokasikan selama 2 hingga 3 tahun untuk obat yang telah melewati uji klinis tahap 2 atau sebagian tahap 3, tetapi memiliki dampak signifikan pada kewangan insurans kesihatan.
Evaluasi Berkelanjutan: Mengumpulkan data tentang keberkesanan dan dampak kewangan dari ubat-ubatan ini melalui penilaian dunia nyata sebelum memutuskan apakah akan mencakupnya dalam insuransi kesihatan.
3. Mengatasi Tantangan Struktur:
o Selain reformasi insuransi kesihatan dan pendanaan obat kanser, Lai Ching-te ( 賴清德 ) juga menghadapi tantangan struktur yang mempengaruhi keberlanjutan sistem kesihatan Taiwan.
o Dia mengusulkan “Program Pengembangan Kesihatan Taiwan” yang mirip dengan program pendidikan tinggi. Program ini akan memungkinkan sektor perubatan untuk mengajukan proposal dan mengajukan permohonan dana selama waktu lima tahun, dengan penyesuaian anggaran berdasarkan hasil pelaksanaan setiap tahun.
Meskipun tantangan besar ada di depan, semangat untuk menciptakan “Taiwan Sihat” harus didukung oleh solusi konkret dan kerjasama antara pemerintah dan sektor kesihatan. Dengan demikian, Taiwan dapat mempertahankan posisinya sebagai pemimpin dalam sistem kesihatan global.